Jl. Pahlawan No.102-108, Alun-alun Contong, Kec. Bubutan, Kota SBY, Jawa Timur 60174 bappeda@jatimprov.go.id
×
Pilih Bahasa
Indonesia
English
Melayu
Japanese
Korean
French
German
Russian
Arabic
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Spanish
Italian
PTPN I Tanam 10 Ribu Lebih Kelapa Genjah di Banyuwangi
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

PTPN I Tanam 10 Ribu Lebih Kelapa Genjah di Banyuwangi

23 Desember 2025 Dibaca : 40 kali

 

Mendukung program hilirisasi pemerintah, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) melakukan penanaman sebanyak 10.269 bibit kelapa genjah di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Penanaman tersebut dilakukan di Afdeling Sidomulyo Kampe, Kebun Pasewaran, Kecamatan Wongsorejo, pada lahan seluas 50,34 hektare.

Lahan itu merupakan kebun percontohan yang akan dijadikan model pengembangan penanaman kelapa secara massal di berbagai kebun milik PTPN I.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas bersama Direktur Operasional Fauzi Omar, perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, jajaran manajemen PTPN I, serta petani setempat secara simbolis melakukan penanaman pada Selasa (23/12/2025).

“Kegiatan ini merupakan penanaman perdana kelapa yang berkaitan langsung dengan program hilirisasi yang tengah kami gencarkan,” kata Teddy.

Pada tahun ini, PTPN I menargetkan program penanaman kelapa di lahan seluas 550 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, PTPN I juga melibatkan pusat penelitian kelapa dengan menggandeng Riset Perkebunan Nusantara agar proses pengembangan dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.

“Tentunya kita mulai dari Afdeling Kampe (Banyuwangi) ini,” ujarnya.

Selain fokus pada pengembangan kebun, PTPN I juga tetap melibatkan masyarakat dalam proses hilirisasi. Di wilayah Kampe, saat ini telah terdapat lokasi pengolahan nira kelapa menjadi gula merah yang masih diproses secara tradisional oleh masyarakat setempat.

“Jadi kami menyediakan lahan untuk membangun kebun kelapa. Hasilnya dipanen oleh masyarakat, kemudian kita bekerja sama untuk mengolahnya, dan kami menjadi offtaker. Pembagiannya 70 persen untuk masyarakat dan 30 persen untuk kami,” kata Teddy.

Sementara itu, Direktur Operasional PTPN I Fauzi Omar menambahkan, ke depan pihaknya berencana menambah luasan kebun kelapa di Banyuwangi.

Saat ini luas kebun yang ditanami masih 50 hektare, dan secara bertahap akan ditambah hingga mencapai 200 hektare.

Dari total lahan seluas 50,34 hektare yang ditanami saat ini, rinciannya meliputi varietas Kelapa Genjah Merah Bali seluas 23,46 hektare, Genjah Kuning Nias 21,52 hektare, dan Genjah Entog Kebumen 5,36 hektare. Tanaman kelapa tersebut diperkirakan mulai berproduksi dalam waktu 3 hingga 4 tahun ke depan.

Kelapa disebut sebagai salah satu komoditas andalan Indonesia yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Selain kelapa, kami juga berencana mengembangkan komoditas lain seperti kopi, kakao, dan karet di sini,” kata Fauzi.

Sekretaris Jenderal Satuan Tugas (Satgas) Perencanaan dan Percepatan Hilirisasi, Kementerian PPN/Bappenas, Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho, mengapresiasi langkah PTPN I dalam mendukung hilirisasi melalui penyediaan lahan dan bahan baku.

Kunci utama hilirisasi, kata dia, terletak pada ketersediaan lahan, sumber bahan baku, serta kesinambungan produksi.

“Kami juga melihat potensi integrasi dengan pengembangan komoditas lain seperti kakao dan kopi dalam satu kawasan melalui konsep agroforestri, sehingga memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi sektor Perkebunan,” ujarnya

 

Sumber: Suara Indonesia