PTPN I Regional 5 Sabet Penghargaan Utama Media Relations Awards 2026
on 05 Agustus 2026
JAKARTA – Langkah strategis PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 5 dalam mengelola komunikasi publik dan merespons isu sensitif membuahkan hasil manis. Melalui program kerja bertajuk “Garda Reputasi: Strategi Pengelolaan Berita Negatif PTPN I Regional 5”, perusahaan berhasil menyabet penghargaan Gold Winner dalam ajang bergengsi Media Relations Awards (MRA) 2026 yang digelar oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Hall Dewan Pers, Jakarta.
Capaian ini terbilang impresif. Sebagai pendatang baru (debutan) pada kategori Program Media Relations, BUMN di sektor perkebunan ini langsung mengamankan penghargaan tertinggi. Keberhasilan program Garda Reputasi diukur dari efektivitas media monitoring yang menunjukkan pergeseran signifikan dari dominasi isu bernada negatif menuju narasi publik yang lebih positif dan objektif. Beberapa poin penting dalam pengelolaan strategi komunikasi perusahaan mencakup:
- Sinergi Kemitraan: Membangun keterbukaan dan komunikasi dua arah yang intensif dengan media massa sebagai mitra strategis.
- Transparansi Komunikasi: Menyajikan data dan fakta secara berimbang untuk merespons dinamika pemberitaan.
- Penguatan Isu Strategis: Mendorong keterbukaan informasi mengenai tata kelola komoditas unggulan, seperti dinamika pengelolaan kawasan kebun kopi di wilayah Ijen.
Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja sama erat yang terbangun antara entitas perusahaan dengan insan pers.
"Pencapaian ini memperkuat komitmen kami untuk terus mengedepankan transparansi. Hubungan yang terbuka dan kolaboratif dengan media adalah kunci utama agar informasi yang sampai ke masyarakat senantiasa akurat, berimbang, dan dapat dipercaya," jelas Subagiyo.
Ia juga menambahkan bahwa tradisi keberhasilan ini melanjutkan rekam jejak positif dari entitas terdahulu (PTPN X, PTPN XI, dan PTPN XII) sebelum terkonsolidasi menjadi PTPN I Regional 5. Di sisi lain, Ketua Umum SPS, Januar P. Ruswita, menyoroti pentingnya profesionalisme dan hubungan yang sehat antara korporasi dan media massa di tengah arus deras disrupsi digital.
"Pers yang bermartabat menjadi fondasi lahirnya informasi yang berdaulat. Relasi yang sehat dengan pemangku kepentingan memastikan publik mendapatkan berita yang tepercaya di tengah banjir informasi," ungkap Januar.
Ajang kompetisi keterbukaan informasi nasional ini diikuti oleh 186 karya dari 52 lembaga, yang mencakup korporasi, institusi pemerintah, hingga perguruan tinggi. Dewan juri mengoreksi dan menganalisis seluruh entri sebelum mengumumkan 43 penerima penghargaan yang terbagi dalam lima kategori utama yaitu, Program Media Relations Terbaik, Press Gathering Terbaik, Press Conference Terbaik, Press Release on Sustainability Terbaik, dan Press Release Terbaik.
